Tuesday, 5 May 2009

Greedy Makes Disaster

Kenapa saya ingin menulis tentang ini? Ada 2 tujuan yang melandasinya. Pertama, supaya selalu mengingatnya dan yang kedua agar para pembaca dapat mengambil pelajarannya. Sebenarnya saya teringat masa lalu dimana saat itu merupakan awal saya terjun di dunia trading currency market (forex). Saat itu dunia ini memiliki daya tarik yang luar biasa, kenapa tidak? untuk seorang newbie saya mendapatkan hasil yang spektakuler, dalam 1 minggu modal saya menjadi kurang lebih 300%. Tentu saja hal itu membuat saya menjadi "besar kepala" (over confidence). Tetapi hal tersebut ternyata tidak konsisten. Hari demi hari modal saya berkurang akhirnya habis mengalami"margin call".
Kejadian tersebut tidak menyurutkan langkah saya untuk menjadi trader, malah hal tersebut memberikan cambukan bagi saya untuk mempelajari lebih lanjut tentang bisnis ini. Mengapa tidak?alasannya karena trading forex merupakan "home business" terbaik yang ada saat ini. Titik impasnya (Break Event Point) bahkan bisa satu hari. Tentu saja ditemani juga dengan resikonya yang tinggi (High Risk High Return). Kemudian saya "surfing" materi-materi tentang bisnis ini. Akhirnya bisa menyimpannya dalam blog-blog saya walaupun tidak semuanya, disebabkan karena alasan "copy right" dan lupa sumber situsnya serta banyak juga hasil sumbangan dari teman-teman sesama trader yang tidak dapat saya simpan dalam blog-blog tersebut.
Kembali ke cerita tentang "greedy", kemarin baru saja saya ulangi lagi. Tetapi untungnya ini hanya di sebuah kontes demo akun di Master Forex, mungkin karena hasrat ingin menjuarainya karena biasanya dalam 5 hari trading hanya bisa mencapai kurang lebih $5000 dari awalnya $1000 . Dari margin $1000 saya mendapat profit yang sempurna menjadi $2300 dalam satu hari, Tetapi tangan ini menjadi gatal padahal fikiran ini sudah berkata untuk jangan mengambil posisi lagi. Akhirnya harga berbalik arah, tetapi saya enggan melakukan "cut loss" karena terlanjur mengambil lot yang maksimal sehingga "free margin" menjadi minus. Saya masih berharap harga kembali sesuai keinginan saya, tetapi tenyata saya "SALAH BESAR". Saya jadi teringat slogan menyatakan "Follow The Trend Not Your Trend" , "No Success Without Discipline", "The Big Enemy is Yourself", "Money Management is Your Heart" dan "Always Use Stop Loss". Demikian yang bisa saya ceritakan, semoga berguna. Salam Sukses!!!

1 comment:

Dadang Dading said...

Dalam menjalankan kegiatan trading forex tentu kita harus dapat mengendalikan emosi agar tidak terdorong untuk melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan bagi keberlangsungan trading yang kita lakukan. dan hal yang merusak yang paling sering timbul dalam kita menjalankan kegiatan trading adalah sifat serakah. hal inilah yang dapat membuat trading kita berantakan. bermula dari sikap serakah ini, kita kerap terdorong untuk melakukan overtrading ataupun melakukan trading secara over lot. tentu hal tersebut tidak baik bagi keberlangsungan trading kita. dalam kesempatan saya mengelola akun Micro di OctaFX, saya berusaha untuk disiplin menggunakan lot proporsional dalam trading. selain itu agar trading dapat berjalan lebih terarah dan terkendali saya terlebih dahulu membuat perencanaan trading sebelum melakukan trading.

ForexExplore - Latest Forex Promotions and Bonuses

Related Websites

FXstreet.com

Finance Roll - Business, Finance, News and more ...

Forex News

By FxFisherman.com MetaTrader Community